PENGERTIAN GHOROR

Jual beli ghoror adalah, semua jual beli yang mengandung ketidak-jelasan, pertaruhan, atau perjudian.
(Al-Waaji Fi Fiqhu Sunnah wa Kitab Al-Aziz, Abdul Azhim Badawi, Cet. I, Th.1416H, Dar Ibnu Rajab, Hal. 332)
.
Dari Abu Hurairah, ia berkata,

نَهَى رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ بَيْعِ الْحَصَاةِ وَعَنْ بَيْعِ الْغَرَرِ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang dari jual beli hashoh (hasil lemparan kerikil, itulah yang dibeli) dan melarang dari jual beli ghoror (mengandung unsur ketidak-jelasan)”. (HR. Muslim no. 1513).
.

BENTUK-BENTUK KETIDAK-JELASAN DALAM AKAD (JUAL BELI)
.
Kaidah menyatakan:

الجهالة إنما تفيد الفساد إذا كانت مفضية إلى النزاع المشكل

Jahalah (ketidak-jelasan) yang menyebabkan jual beli menjadi batal adalah jahalah (ketidak-jelasan) yang menyebabkan terjadinya sengketa.
.
Betuk-bentuknya antara lain:
 Ketidak jelasan pada objek akad, termasuk ketidak jelasan pada upah untuk akad ijarah (sewa jasa) jika menggunakan tenaga freelance.
 Ketidak jelasan sesuatu yang diserah terimakan dalam akad muawadhat. Seperti tidak jelas harga dalam akad jual beli, mana Harga yang dipilih apakah penawaran harga cash atau harga kredit.
 Ketidak jelasan masa serah terima objek akad, untuk akad yang ikatannya dibatasi masa tertentu.
 Ketidak jelasan sarana penjamin akad yang disyaratkan adanya jaminan. Misalnya barang yang digadaikan/dijaminkan harus jelas.
.
Syaikh Ahmad Ibrahim mengatakan,

الجهالة ليست بمانعة لذاتها؛ بل لكونها مفضية الى النزاع

Ketidak jelasan, tidak dilarang secara dzatnya, namun karena keberadaannya bisa menimbulkan sengketa. (al-Muamalat as-Syar’iyah al-Maliyah, hlm. 163).


Rujukan:

www.rumaysho.com

www.konsultasisyariah.com

http://pengusahamuslim.com/5093-kaidah-dalam-fiqh-jual-beli…

Share and Enjoy !

0Shares
0 0