PERBEDAAN SKEMA KPR RIBA DENGAN KPR SYARIAH

SKEMA KPR RIBA

Pada skema KPR Ribawi, yang terjadi adalah hubungan segitiga. Dimana Konsumen membeli Rumah dari Developer, tapi karena kekurangan dana (uang) maka Konsumen meminjam sejumlah uang dari Lembaga Keuangan. Jadi yang terjadi adalah skema utang-piutang, dan setiap manfaat dari utang-piutang adalah RIBA.

Untuk merubahnya menjadi skema yang syar’i maka ada 2 cara yang bisa dilakukan:


SKEMA KPR SYARIAH 1

Yang pertama adalah merubah skema utang-piutang menjadi skema jual beli. Dimana Lembaga Keuangan membeli rumah secara cash atau cash bertahap dari Developer, lalu menjualnya secara tempo atau kredit kepada Konsumen. Sangat sederhana sekali.


SKEMA KPR SYARIAH 2

Atau dengan cara yang kedua, yaitu hubungannya langsung antara Developer dengan Konsumen. Dimana Developer menyediakan fasilitas angsuran atau pembelian secara kredit kepada Konsumen tanpa melibatkan pihak ketiga atau Lembaga Keuangan.

*Namun dengan catatan Tidak ada Denda, Pinalti, maupun Asuransi baik untuk Skema kedua dan ketiga.


Sumber gambar:

Mumtaz Property Syariah

Share and Enjoy !

0Shares
0 0